Wujudkan 157 Desa Kreatif di Trenggalek, Novita Hardini Support Penuh Workshop Film



TRENGGALEK - Mondes.co.id | Demi mewujudkan 157 Desa Kreatif di daerahnya, Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini, memberikan support penuh melalui berbagai kegiatan.


Salah satunya melalui Workshop Film yang digelar di Gedung Bawarasa Pemerintah Kabupaten Trenggalek.


Hal itu merupakan upaya nyata dari Founders UPRINTIS Indonesia untuk memberdayakan masyarakat Bumi Menak Sopal.


Menurut Novita yang juga anggota DPR-RI Dapil VII Jatim tersebut, bahwa inisiatif muncul dikarenakan keterbatasan ruang lingkup pekerjaan.


Maka, berbagai potensi dan peluang harus mampu diciptakan sesuai amanah yang diemban bersama mitra kerjanya di Gedung Senayan.


"Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Kementrian Ekonomi Kreatif muncul inisiasi untuk mengaktivasi desa kreatif. Targetnya 157 desa di Trenggalek," sebut Novita, Jumat, 6 November 2026.


Sebab, lanjut dia, di era sekarang ini semua lini dituntut untuk mampu mandiri tanpa bergantung kepada pihak lain.


Terutama demi mendapatkan pekerjaan, sehingga tiap peluang selayaknya diciptakan oleh masing-masing personal.


Luasnya cakupan dan potensi penghasilan besar dari sektor ekonomi kreatif, menjadi alasan penguatan program.


"Apalagi 2 film yang diproduksi di Trenggalek sempat sukses di kancah nasional menjadi modal dasar untuk menapak," imbuhnya.


Bahkan, lanjut Ketua TP PKK Trenggalek itu menambahkan, guna menyukseskan misi dimaksud, didatangkan langsung narasumber dari Jogja Film Academy (JFA) dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).


Mengingat, dalam satu ekosistem besar yang melibatkan ratusan desa, diperlukan banyak dukungan.


Bukan sekedar kemauan maupun tekad, tetapi aspek-aspek lain juga sangat dibutuhkan.


"Dunia perfilman di Kabupaten Trenggalek ini harus diperkuat. Kita pun menghadirkan teman-teman dari JAFF juga yang punya Jogja Film Academy. Diharapkan, nantinya akan melahirkan talenta-talenta baru khusus di bidang film," harap istri dari Bupati Trenggalek itu.


Tentu, ujar dia kemudian, tujuan lainnya adalah mendorong generasi muda Trenggalek menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.


Memastikan mereka bisa mandiri, tidak bergantung terhadap situasi ekonomi yang hari ini sedang berjalan.


Dari sisi Ekraf, terbuka lapangan pekerjaan sedang pada bidang pangan di-support melalui program Green Community.


"Semua untuk membantu warga dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Setidaknya akan menjadi daya ungkit bidang ketahanan pangan PKK, sekaligus juga lingkungan hidup masyarakat," pungkasnya.


Editor; Mila Candra

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama